Belajar Sedikit dari Tansportasi Massal di Paris

Mahasiswa Disaster Management UNHAN, tim 2 euro

Di perancis, khususnya paris, moda transportasi umum seperti bus, tramway, kereta metro dan RER (sejenis tramway tapi beroperasi di subway) dikelola satu pintu oleh RATP (Regie Autonome des Transports Parisiens), perusahaan BUMD yang sekarang go international menangani transport massal di banyak negara.

Untuk masalah ticketing, sistem yang mereka terapkan inovatif karena menggabungkan beberapa variasi sistem tiket sehingga penumpang punya banyak opsi pembelian tiket dan bisa memilih jenis tiket yang paling sesuai kebutuhan mereka. Sekilas sistemnya terlihat ribet, tapi jika sudah bisa kita pahami, sistem ticketingnya mungkin bisa dikatakan paling fair sebatas pengetahuan saya.

Pembedaan tarif per jarak terakomodasi dengan adanya sistem zonasi yang mengelompokkan Ile de France (padanan jabodetabek untuk Paris) menjadi 6 zona berbentuk ring berlapis (berdasarkan jarak thdp pusat kota Paris).

Inovasi lain yang RATP lakukan adalah penerapan ticketing terpadu antar moda transportasi. Hampir semua jenis tiket yang dikeluarkan RATP berlaku untuk beberapa jenis sarana transportasi. Bahkan beberapa jenis tiket (mis. yang berlaku harian) memungkinkan pengguna untuk berganti-ganti moda transportasi sepanjang hari cukup hanya dengan satu tiket.

Salah satu inovasi lain yang mungkin bisa dicontoh adalah variasi jenis tiket yang ditawarkan, yaitu antara lain:
– Tiket satuan dan carnet (paket 10 tiket): Paket ini cocok bagi tipe pengguna yang tidak rutin menggunakan moda transportasi umum kota Paris. Misalnya bagi pelancong yang hanya singgah di Paris dalam hitungan 1-2 hari baik secara individu maupun berkelompok. Kalau tidak salah, tiket jenis ini bisa digunakan untuk berpindah-pindah moda dalam jangka waktu terbatas.
– Tiket ‘Paris Visite‘: tiket dengan tarif harian yang bisa digunakan sepanjang hari. Cocok pengguna yang akan melakukan perjalanan ke banyak lokasi sepanjang hari. Dengan modal peta standar RATP dan buku panduan objek wisata, kita bisa melakukan tur ke semua penjuru kota paris sepanjang hari dengan jadwal yang jauh lebih fleksibel dan murah meriah ketimbang menggunakan jasa tur bus komersil.
– Tiket abonemen ‘NaviGo’: ini adalah tiket jenis abonemen dengan pilihan rentang waktu mingguan, bulanan atau pertahun. Berbentuk kartu sentuh semacam jakcard, NaviGo juga bisa digunakan untuk penggunaan sepeda umum yang tersebar luas di berbagai sudut kota Paris. Kartu ini cocok untuk penduduk lokal dan komuter dari daerah sekitar Paris (Ile De France).

Selain sistem ticketing yang memudahkan pengguna, RATP juga menerapkan layanan informasi yang memudahkan melalui call center 24 jam, stand informasi bilingual di seluruh stasiun dan peta navigasi dan penunjuk arah yang sangat user friendly di setiap stasiun sehingga mempermudah siapapun, termasuk mereka dengan penguasaan bahasa Perancis terbatas seperti saya.

Sedikit paparan ini sekedar oleh-oleh pengalaman saya mengikuti program ekskursi (field study) mahasiswa program S2 Manajemen Bencana UNHAN, ke Paris dan Nantes, Perancis pada tanggal 18-26 September 2011 lalu. Semoga dapat menjadi bagi rekan-rekan backpacker yang berniat melancong ke Paris dan inspirasi bagi kita semua mengenai model transportasi massal yang ideal bagi kota Jakarta serta kota-kota lain di Indonesia.

Ardian Perdana Putra